SMP Kusuma Bangsa Palembang alias KUMBANG resmi mengunci tiket terakhir Fantastic Four MDP Basketball League 2026 usai menang meyakinkan 45-24 atas SMP Negeri 1 Prabumulih.
Laga di lapangan basket indoor Kusuma Bangsa, Sabtu (31/1), menegaskan KUMBANG sebagai tim keempat yang lolos, sekaligus mengirim sinyal kuat sebagai calon juara musim ini.
Sejak tip-off, duel berjalan ketat dan penuh intensitas. Kedua tim salung adu pace, bermain full court press, dan tak ragu melakukan contact body.
Secara tim, KUMBANG benar-benar solid. Mereka tak hanya tajam dalam shooting, tetapi juga disiplin di blocking dan rotasi defense.
Berkali-kali percobaan lawan kandas karena help defense yang rapat dan timing blok yang presisi.
Di tribun, atmosfer membara. Suporter KUMBANG tak berhenti melantunkan yel-yel, “Kumbang… Kumbang… Kumbang…” sambil menepuk balon tepuk.
Energi dari bangku penonton seolah jadi sixth man yang mendorong intensitas permainan tuan rumah.
Pelatih KUMBANG, Hara Fitriansyah, mengakui anak asuhnya sempat terlambat panas.
“Kuarter pertama memang belum klik, tapi setelah itu anak-anak on fire dan main sesuai game plan,” ujar Coach Hara, menyoroti peningkatan fokus di defense dan transisi.
Di sisi lain, pelatih SMP Negeri 1 Prabumulih, Imam Fadli, menilai kekalahan timnya terjadi di sektor fundamental. “Kami kalah di defense dan rebound. Itu jadi pembeda besar,” katanya.
Ghatan dan Terry Emilton masing-masing menyumbang 6 poin, namun belum cukup membalikkan keadaan.
Dengan kemenangan ini, KUMBANG melaju ke Fantastic Four dengan kepercayaan diri tinggi dan status tim yang makin tangguh.
“Target kami jelas, melangkah satu per satu dan main tanpa beban. Dukungan suporter luar biasa, ini baru awal,” ucap Gejan di penutup—sebuah pernyataan yang menegaskan ambisi KUMBANG menuju puncak.


